Kamis, 15 Oktober 2009

uzee bicara cinta

CINTA DAN KEIKHLASAN

wahai saudaraku jikalau kau mempertanyakan dimanakah letak kasih sayang jikalau tiada keikhlasan,maka sesungguhnya jikalau cinta tanpa keikhlasan bagai seorang yang memberikan segelas air pada saudaranya yang lain tetapi dengan wadah yang bocor.sungguh sia-sia dan tiada artinya pemberian tersebut walau dia mengambilnya dari tempat yang jauh sekalipun.

KEHIDUPAN TANPA PERASAN

kehidupan tanpa perasaan apalah jadinya? sama juga seperti cinta tiada keikhlasan,maka bagai sebuah pohon yang telah tumbuh beratus ratus tahun namun daunnya pun kerontang tiada rimbun,tiada menghasilkan buah dan tidak dapat menghasilkan sesuatu yang berguna apapun.
maka percumalah kehidupan pohon tersebut maka ada baiknya kita renungkan kehidupan tanpa perasaan maka apalah gunanya,kehidupan ini harus kita hiasi dengan perasaan terutama cinta dan kasih sayang.

CINTA SEPENGGAL DUSTA?

cinta adalah kemurnian kasih sayang yang lahir dari perasaan yang jujur.tapi sebagian orang menganggap cinta adalah sepenggal dusta maka pemikiran seperti tersebut kurang tepat karena cinta adalah kejujuran hati bukanlah dusta.jikalau cinta itu dusta maka apalah arti cinta di dunia ini seperti cinta seorang ibu kepada anaknya,cinta seorang guru pada muridnya,cinta seorang raja pada rakyatnya.cinta adalah kemurnian bukan keterpaksaan,bisa dirasakan siapa saja dan tidak ada dusta sama sekali.jikalau ada dusta maka bukanlah cinta tapi kemunafikan yang diakui sebagai cinta.janganlah takut pada cinta karena cinta adalah anugerah yang MAHA KUASA dan tidak ada satupun dari makhluk di dunia ini yang dapat menolaknya,lihatlah pada sekitar kita dan janganlah menutup diri.ada suatu cerita dimana waktu itu saya tidak sengaja berjalan jalan ke belakang rumah dan tiba tiba saya temui seekor induk ayam dan beberapa anaknya sedang mencari makan,saya perhatikan tingkah laku induk dan anak ayam itu sembari duduk di dekat situ dan ternyata si induk begitu perhatian pada anak-anaknya itu,tiba tiba terbersit dalam hati untuk mengusili ayam itu untuk mengetes seberapa besar kasih sayang induk ayam itu pada anaknya.saya sembunyikan salah satu dari anak ayam tersebut dan setelah itu saya cek kembali keadaan induk ayam itu dan ternyata alangkah terkejutnya saya melihat induk ayam itu mondar mandir kesana kemari kebingungan mencari anaknya.setelah beberapa lama saya kasihan juga dan saya lepaskan anak ayam yang saya sembunyikan dan kembali,ternyata si induk langsung menyambutnya.dari cerita saya tersebut pembaca dapat mengambil kesimpulan bahwa cinta itu anugerah dan bukan dusta.
cinta itu tidak buta tapi kita sendiri membutakan diri,menanggapi kenyataan terlau sempit dan tidak bersyukur akan adanya cinta.dengan demkian mari kita sama sama menghargai akan adanya anugerah cinta dan tidak mempolitisinya dengan agama.tq


by muhammad el fauzee assaidy
http://elfauzy.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

chat dengan uzy

apa anda suka blog saya?

my follow

Mengenai Saya

Foto saya
seorang yang selalu ingin menambah wawasan

SEARCH ENGINE

muhammad fauzi assaidy's blog